Aku Takut Menjadi Dewasa

Oleh @bekti

Tanggapan kamu (27)

Bagi sebagian remaja, masa pubertas memang bukanlah masa yang mudah untuk dihadapi maupun dilalui. Setiap orang pasti memiliki ketakutan tersendiri saat menginjakkan langkah pertama di tiap fase hidupnya.

Tak terkecuali aku. Semula aku takut bahkan sangat takut menghadapi pubertas. Aku was-was ketika satu persatu temanku menceritakan tamu pertamanya. Aku juga risih ketika dokter selalu bertanya apakah sudah mendapat datang bulan tiap kontrol ke sana.

Ketika menjawab belum, mereka diam sejenak lalu tersenyum terhibur. Padahal aku sendiri tidak menanti-nantikan hal itu. Malah aku takut. Aku takut mendapatkannya, menghadapinya.

Aku yang takut darah harus melihatnya tiap bulan. Belum lagi sakit yang dirasa. Tapi ada yang lebih aku takutkan dari itu semua. Aku takut dewasa. Aku takut masa-masa konyol dan kekanak-kanakkanku kadaluarsa.

Aku takut harus menjadi wanita ideal yang diidam-idamkan orang-orang. Yang anggun, lemah lembut, pemalu dan cenderung pendiam. Sedangkan aku tipe orang pecicilan, humoris, spontan yang lebih suka tertawa terbahak-bahak bersama kawan daripada mengurung diri di rumah.

Aku takut menjadi dewasa. Aku takut tidak ada lagi masa-masa manja dan berleha-leha. Dewasa adalah tanggung jawab. Itulah yang selalu ditekankan ibuku. Ibu selalu berkata bahwa ketika mengalami pubertas aku bukan anak-anak. Aku harus berpikir dan bersikap seperti orang dewasa.

Aku gemetar terduduk lunglai di lantai kamar mandi ketika mendapat menstruasi pertama. Aku takut melihat cairan merah berbau besi itu. Aku takut perlakuan orang-orang sekitar berubah. Begitu juga dengan kasihnya

Namun, lambat laun aku tersadar bahwa menjadi dewasa ternyata asyik juga. Ada tantangan tersendiri. Terutama ketika kita mulai merancang masa depan. Masa-masa yang dipenuhi mimpi-mimpi dan ambisi. Kita akan mulai menyadari masa depan.

Perubahan berarti kebaikan diri. Dan itu bersifat alami. Krisis identitas yang awalnya dialami anggap saja sebagai proses pengenalan diri sendiri. Menjadi dewasa bukan berarti harus kehilangan jati diri, tapi tentu dengan perubahan ke arah lebih baik.

Sampai saat ini aku masih suka tertawa terbahak-bahak bahkan terpingkal-pingkal sampai perut kesakitan. Aku juga tetap humoris dengan tetap sering bercanda bersama teman. Tapi aku juga tak lupa pada masa depan juga yang harus kunanti dengan penuh tanggung jawab.

Kalo kamu suka membaca cerita ini dan ingin ikutan berbagi ceritamu sendiri (dan dapet kesempatan buat memenangkan pulsa sebesar Rp. 50.000,-!), cek kompetisi menulis kami, ya.

Share your feedback

Tanggapan kamu

Aku juga takut menjadi 'dewasa' :')

20 Maret 2022, 20.18

Latest Reply

Hai hai Toothpaste! Kenapa, apa yang membuatmu takut untuk menjadi dewasa?

Aku takut saat dewasa nanti orang tuaku juga bertambah tua. Dan orang orang yang ada di sekelilingku sekarang akan berubah ,baik fisik maupun sikap. Merasa belom siap menghadapi 'zona kedewasaan'. Aku merasa udah 'nyaman' berada di zona kehidupanku yang sekarang. Di kehidupan anak perempuan umur 15 tahun kelas 2 SMA :)

Gak apa-apa, Toothpaste! Takut menjadi dewasa itu wajar. Asal kita tidak menyerah untuk menghadapinya. Menjadi dewasa adalah salah satu pelajaran paling berharga dalam hidup :) S-E-M-A-N-G-A-T TERUS!

Kata temen aku gimana cara ngomong klo dia udah mens ke orang tua?

20 Maret 2022, 20.18

Latest Reply

Hai, lik! Terima kasih udah nyampein keresahan temenmu ke Springster! Semoga kami bisa bantu temenmu, ya! Coba ini, deh: Pertama-tama, dia bisa ajak orantuanya untuk ngobrol bareng di tempat yang menurut dia aman dan nyaman. Untuk membuka obrolan, mungkin bisa dimulai dengan update kesehariannya, kayak belakangan ini dia sedang hobi melakukan apa, sedang suka bermain dengan siapa, dll. Lalu ketika waktunya sudah dirasa tepat, barulah temanmu harus jujur kepada orangtuanya, bilang bahwa ia sudah mulai menstruasi . Coba cek artikel ini, yuk, untuk liat gimana temen kita yang lain ngobrol sama ibunya perihal menstruasi: http://id.heyspringster.com/sections/my-body/masa-pubertas-menstruasi-mama-tau/

Kayanya Susah deh jadi dewasa,soalnya saat ini aku itu udah berumur 15 th tp sifat&sikap ku kaya anak kecil masih manja lagi tp masa itu aku sukai.gimana caranya ya kk buat aku jadi dewasa yg asyik.

20 Maret 2022, 20.18

Latest Reply

Hai, @Septianti! Menjadi dewasa artinya kita menjadi orang yang bertanggung jawab; terhadap diri sendiri, orang lain, negara, dan lain-lain. Kedewasaan tidak ada sangkut-pautnya dengan umur :) Tidak ada salahnya juga, lho, untuk menjadi dewasa dan tetap senang bercanda! Yang penting kita terus semangat dan banyak-banyak senyum :D

Kayak nya susah deh mmpnyai sifat yg dewasa,,krna tmn² q sifat ny kya kanak² semua😂😂

20 Maret 2022, 20.18

Latest Reply

Hihihihi, gakpapa, KASANA! Banyak, lho, yang bilang, walaupun umur kita bertambah tua, tapi semangat jiwa muda harus tetap dijaga!

Susah deh kayaknya jadi dewasa,soalnya aku udah umur 15 th tp aku masih kaya anak kecil sering manja-manjaan sama ibu dan tidur pun aku slalu bersama ibu.susah deh kayaknya

20 Maret 2022, 20.18

Latest Reply

Halo! :) gak masalah, kok, untuk dekat dengan ibu kalau kita merasa aman dan nyaman berada di dekatnya! Ini bukan berarti kalo kita gak bisa dewasa! Kita semua butuh support dari orang terdekat kita :D

aku ga takut jadi dewasa tapi aku takutnya aku ga bisa ketemu temanku yang biasa bercanda sama aku:(

20 Maret 2022, 20.18

Latest Reply

Heiiii, lalisa! Meski jadi jauh sama teman yang kamu biasa dekat, jangan takut, karena akan ada teman baru yang akan mengisi hari-harimu. Perbanyak lingkaran teman, yuk!

Iyah.... Aku Juga Sudah 15 Tahun Sulit Menjadi Dewasa Juga.... Karena Aku Juga Sifatnya Kekanak Kanakkan Sihhh.....

20 Maret 2022, 20.18

Latest Reply

Bagaimana Pendapat kak ?

Hai, Dhewi! Yang penting kita terus semangat dan banyak-banyak senyum :D Tidak ada salahnya juga, lho, untuk menjadi dewasa dan tetap senang bercanda!

Aku gak sama sekali takut,tapi masa kekanakanku akan hilang begitu saja dan tidak ada yg memperhatikan aku lagi

20 Maret 2022, 20.18

Latest Reply

Halo, Yayak! Masa kecil memang menyenangkan, tapi jadi dewasa juga gak kalah menyenangkannya! Kita jadi punya banyak pandangan baru tentang dunia dan tentang orang-orang. Nah sekarang sih dinikmati dan dijalani aja dulu dengan penuh suka hati :D

Takut Ama Mens!

20 Maret 2022, 20.18

Latest Reply

Hai hai, SINTA_EXAR! Tidak ada yang perlu ditakuti dari mens. Kamu bisa diskusikan tentang mens ini sama ibumu, kakakmu, atau tantemu. Tanya yang kamu gak ngerti, dan kamu juga bisa baca artikel ini: bit.ly/yang-terjadi-dalam-perut. Semoga kamu bisa menghadapi menstruasi dengan percaya diri! :)

Yaa,,cerita ini sama banget sama pengalaman pertamaku dapet haid,aku gemetar melihat darah,😅 udah gitu nangis lagi😂

20 Maret 2022, 20.17

Latest Reply

Halo, Fa! Hihihi, wajar kok kalau kaget. Tapi sekarang sudah gak kaget, kan? Yang paling penting, jangan lupa untuk selalu menjaga kebersihan vagina dan juga rajin mengganti pembalut, oke?

Ini juga sama kek aku, tapi dari sd aku udah bertekat aku akan nikamti masa remajaku nanti tapi setelah fase menuju dewasa datang aku bakal berubah menjadi pribadi yg lebih baik. Dan yah sekarang aku kelas XI Dan aku ngejalanin apa yg aku mau pas sd, aku akhirnya berubah. Percaya tuhan bakal mudahin langkah kita jika kita niatnya emang baik.

20 Maret 2022, 20.17

Latest Reply

Halo Yura! Wahh senang sekali membaca kisah kamu! Terima kasih ya sudah berbagi cerita dengan Springster! Pertahankan dirimu yang seperti ini ya! Semangat selaluu!

Aku dulu saat menstruasi pertama ku tidak terkejut dan takut tetapi aku senang menyambutnya karena aku telah tumbuh menjadi wanita dewasa

20 Maret 2022, 20.17

Latest Reply

Hai Alia! Wahhh senang sekali mendengarnya! Menstruasi dan puber itu memang bukan hal yang harus kamu takutkan kok! Semua perempuan mengalaminya, cukup dinikmati aja :D