Kaus Kaki Ber-duit

Oleh @Dianaef

Tanggapan kamu (9)

Sejak masuk SMK, hampir setiap 2 minggu sekali aku selalu beli kaus kaki baru. Kenapa? Soalnya bagian karet kaus kakiku cepet banget kendur. Kaus kakinya dicuci dengan cara disikat, sih, jadinya karet di leher kaus kaki semakin kendur. Pas dipakai selalu melorot. Dalam sebulan aku bisa beli 1-2 pasang kaus kaki. Berarti dalam setahun aja ada 2 × 12 bulan = 24 pasang! Daaaan selama 2 tahun ini ada 48 pasang kaus kaki!!

Boros, yah! “Kenapa gak dijahit?” Aku gak ada waktu buat jahit karena full school-day dan tugas yang bejibun, jadi lebih praktis beli lagi. Lagipula harga jahit kaus kaki itu sama kayak beli kaus kaki yang baru. Ada sekotak kaus kaki kendor, tapi bersih di rumah! Mau dibuang , sayang. Disimpan terus lama-lama jadi numpuk!

Pas hari Minggu, aku coba cari tips crafting dengan bahan kaus kaki bekas supaya kaus kaki kendurku bisa lebih berguna daripada numpuk di kardus. Akhirnya aku nemu sebuah video tutorial di YouTube yang berjudul “How to make a snow doll from socks”. Langsung aku download, deh! Bahan yang perlu disiapkan juga simpel banget cuma butuh kaus kaki, karet gelang, beras, dan mata boneka. Aku coba buat dan setelah bonekanya jadi, menurutku lumayan bagus hasilnya, terus aku foto dan upload ke WhatsApp Story. Ternyata teman sekelas-ku banyak yang bilang kalo bonekanya bagus dan lucu, jadi mereka nyuruh aku buat bawa bonekanya ke sekolah.

Besoknya ketika di sekolah ada 4 orang temenku yang minta dibikinin boneka seperti itu. Mereka bilang, aku bisa jual boneka hasil karyaku ini dengan harga Rp10.000,00/boneka, aku belom kepikiran sampai situ. Seminggu kemudian, aku kasih boneka pesanan mereka dan aku dapat uang sebesar Rp.40.000,00 dari hasil menjual boneka.

Kalo dihitung-hitung, lumayaaaan bisa buat nambah uang tabungan dan buat bantu bayar biaya sekolah. Dari situ aku mulai serius menekuni usaha kecil-kecilan yang awalnya datang dari kata “daripada numpuk”. Dari sepasang kaus kaki, aku bisa menghasilkan 2 boneka. Dan dari 48 pasang kaus kaki kendur yang aku punya, aku bisa menghasilkan 96 boneka. Kebayang, dong, uang yang bisa aku hasilkan berapa? Eits.. tapi dengan syarat, kaus kaki bekasnya dicuci dulu biar bersih dan wangi.

Dari sekadar mengubah kaus kaki kendor, aku malah dapet kaus kaki berduit!

Kalo kamu suka membaca cerita ini dan ingin ikutan berbagi ceritamu sendiri (dan dapet kesempatan buat memenangkan pulsa sebesar Rp. 50.000,-!), cek kompetisi menulis kami, ya.

Share your feedback

Tanggapan kamu

Bagaimana cara kompetisi menulis

20 Maret 2022, 20.18

Latest Reply

Halo Ila! Kalau mau ikut kompetisi menulis silakan cek di sini yaaa ---> bit.ly/nulisywc Ditunggu tulisannya!

kak bagaimana caranya saya bisaikut nulis disini

20 Maret 2022, 20.17

kak bagaimana caranya saya bisaikut nulis disini

20 Maret 2022, 20.17

Latest Reply

Halo heni11! Nantikan pengumumannya di akun Facebook Springster di Springster (ID) yaaa! Untuk sementara, kita saling berbagi cerita di kolom komentar dulu yaaaa!

Kakk,, gimana ya cara buat ikut kontes nulis disini??

20 Maret 2022, 20.17

Latest Reply

Halo CutQi! Terima kasih sudah bertanya! Saat ini kompetisi menulis sedang ditiadakan sementara karena kami lagi menyiapkan kompetisi lebih seru nih buat kamu! Tunggu infonya yaa!

Wah menginspirasi banget nih ceritanya🤗 Iya sih daripada numpuk tuh kaos kaki, lebih baik dibikin jadi barang yang lebih bermanfaat. Keren @Dianaef😉

20 Maret 2022, 20.16

Latest Reply

Hai SitiMaulidaAldin! Yay, Kak Sekar ikut seneng kalau kamu jadi terinspirasi! Selamat mencoba ya~ 😉