Keluarga Tak Selalu Soal Darah

Oleh @bekti

Tanggapan kamu (8)

Aku terlahir sebagai difabel dengan penyakit yang terus menggerogoti. Dalam usia 19 tahun saja aku sudah menjalani 4 kali operasi. Dulu saya berkehidupan normal, walau tidak dapat berjalan sempurna. Aku bisa bersekolah, bermain, meskipun sebagian besar waktuku tetap dihabiskan di rumah. Dan itu tidak akan terjadi tanpa bantuan teman-teman. Tubuhku limbung, tidak seimbang. Kedua kakiku kecil, lemah dan bengkok. Perlu ditopang oleh seseorang di sisi kanan dan kiri.

Namun, aku tidak pernah kesulitan mencari topangan untuk digenggam. Selalu ada teman yang menyambut bahkan dari jauh ketika aku datang. Mereka menyambut tanganku dengan ulur hangat. Malah dari genggaman itu pula aku banyak mendapatkan teman yang baru dikenal.

Mereka sabar. Selalu menunggu dengan senyum walau kakiku berjalan lambat. Kadang terjatuh juga. Hal itu sering membuat kami terlambat. Kadang pula dimarahi guru di kelas. Tapi mereka tak pernah menjadikan aku sebagai alasan. Bahkan temanku berkata untuk jangan pernah takut. Akan ada sejuta tangan yang akan menggenggam tanganku. Itu yang selalu kuingat ketika sendiri di tempat asing.

Dalam menjalani 4 kali operasi bertubi-tubi, keluargaku tak pernah datang. Sekadar menanyakan kabarpun tak pernah. Menjadi difabel memang sulit diterima, terutama oleh keluarga. Apalagi keluargaku jauh dari kesan normal dan harmonis. Hanya ada ibu. Juga teman yang selalu datang memberi semangat. Bahkan yang tak kenal pun datang dan menjadi teman.

Ketika harus putus sekolah pun mereka tetap ada. Sekadar berkabar atau berkunjung ke rumah tak pernah terlewat. Di saat itu aku sadar, Tuhan mengirimkan paket kasih sayangnya lewat pintu hati siapa saja. Keluarga pun bukan soal darah semata. Karena bagiku mereka adalah keluarga yang sesungguhnya. Dan karena itu pula aku bertahan.

Share your feedback

Tanggapan kamu

keluarga kita itu seluruh manusia di dunia... kita harus saling menghargai sesama keluarga walaupun di antara keluarga kita ada yg memiliki kekurangan....

20 Maret 2022, 20.18

Latest Reply

Hei, kia_putry_kiana! Terima kasih untuk pendapat kamu, yaaa. Jangan lupa juga baca artikel Springster yang lain dan terus menjadi bagian dari Springster, yaaa. :)

Yha, itu betul keluarga tak selalu soal darah Kadang tak sedarah bisa lebih kuat dan harmonis πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘. # we one big family

20 Maret 2022, 20.18

Latest Reply

Hai hai @yuafitria_7990, setuju banget! Terima kasih sudah membaca dan menjadi bagian dari Springster! Baca artikel lainnya ya!

Semangat yahh😊 Tuhan memiliki cara lain untuk membuatmu bertahan. Dengan adanya mereka dihidupmu semoga kamu tidak mudah menyerah. Salam kenalπŸ˜ŠπŸ™

20 Maret 2022, 20.18

Latest Reply

Hei @frmitariski_, terima kasih sudah membaca artikel kami!

Bagus bgt artikelnya,aq jg maw curhat donk kak sekar!

20 Maret 2022, 20.17

Latest Reply

Hai Handya08! Boleh banget kook! Kamu bisa langsung curhat kok di kolom komentar :) Kalau kamu malu, kamu bisa samarkan nama kamu dengan menggunakan fitur 'Anonim' :) Ditunggu ya!