Maksud Kartika Jahja ketika Dia Bilang, “Tubuhku, Otoritasku”

Banyak pesan yang bisa diambil dari lagu tentang perempuan

Tanggapan kamu (3)

Tahun 2016, grup musik Tika & the Dissidents meluncurkan video klip untuk lagunya yang berjudul “Tubuhku, Otoritasku”. Kini, video tersebut telah dilihat oleh puluh ribuan orang. Berbagai komentar mewarnai laman video mereka di internet. Tapi, kenapa?

Kartika Jahja, sang vokalis dan penulis lirik lagu hanya menuangkan apa yang ada di benaknya sejak tahun 2012. Ia mempunyai banyak pesan yang ia sampaikan lewat lagu dan video tersebut--untuk perempuan dan laki-laki di Indonesia; termasuk kita, para remaja:

Lagu itu ia buat supaya kita tahu bahwa tubuh kita bukanlah hak orang lain, melainkan hak diri sendiri. Orang lain gak boleh seenaknya pegang-pegang kita! Misal kita sedang pacaran dan si dia ingin lanjut “ke tahap berikutnya”, padahal kita gak mau, kita punya hak untuk bilang tidak, lho. Karena apa? Ya, ini tubuh kita, berarti hak milik kita juga, dong!

Dan karena ini adalah tubuh kita, kenapa kita gak coba untuk menghargai keunikannya? Ketika orang bilang kalo penampilan kita gak menarik, lalu kita diminta untuk berubah cuma karena kita gak memenuhi “standar kecantikan media”; bilang GAK. Kita adalah kita. Dan begini lah rupa kita.

Kita jauh lebih berharga dari pada itu! Lagu ini juga ia buat sebagai permintaan untuk jangan menilai seseorang hanya dari luarnya, soalnya cuma kita yang ngerti tentang diri kita sendiri.

Banyak perempuan Indonesia yang dipermalukan secara seksual dan dijadikan tempat pelampiasan kekerasan karena masalah tersebut. Cuma karena seseorang dilahirkan sebagai perempuan, itu gak berarti orang lain dikasih keputusan untuk menjadikannya objek. Itulah mengapa Kartika Jahja juga ingin kita, terutama perempuan di Indonesia, untuk bersatu--untuk melawan pandangan tersebut.

Jadi, ketika orang lain ingin berbuat buruk kepada kita--secara fisik atau verbal--buat mereka dengar lagu ini. Dan bilang GAK! Yang tahu kita, ya cuma kita!

Share your feedback

Tanggapan kamu

Setuju banget

20 Maret 2022, 20.18

Latest Reply

Hai! Terima kasih telah berkomentar di artikel ini dan menyatakan pendapatmu :)

Yaaaayaaaaaa

20 Maret 2022, 20.18