Si Cewek Mandiri - Bagian 3

Jangan jalani ini sendirian!

Tanggapan kamu (4)

Hei, semua!

Aku udah berbagi perjalananku untuk menjadi Si Cewek Mandiri. Aku gak tau kalian udah liat ceritaku yang lain apa belum, tapi sebelumnya aku pengen bikin usaha kue, tapi terus ada musibah terjadi! Cek deh di bawah, di bagian “BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA DI SINI”, ada bagian keduanya biar kamu tau musibah apa yang aku alami.

Jadi, setelah hal yang aku alami, aku gak mau nyerah gitu aja karena aku percaya kepada diri aku sendiri dan aku mau berpikir positif. Jadi, daripada menyerah, aku memutuskan untuk selfie dengan latar belakang tumpukan bahan-bahan kue yang tumpah, dan aku post di medsos aku. Aku kasih caption “Harus bikin 50 cupcake besok tapi bahan-bahannya gak ada! #bantuplis.”

Pas aku sampai rumah, aku lihat ada banyaaak banget komen dari temen-temen dan tetangga aku, bilang kalau mereka punya terigu, mentega, susu, dan gula! Keren gak tuh? Jadi mereka datang ke rumah aku dengan bahan-bahan itu, dan aku pun bisa bikin cupcake untuk aku jual besok!

Setelah aku pikir-pikir… Bisa apa aku tanpa teman-temanku? Aku sempat mikir kalau jadi cewek mandiri itu berarti aku harus kerjakan semuanya sendiri, padahal itu gak bener. Kerja sama tim itu juga salah satu bahan baku penting dalam hidup. Kayak yang aku bilang sebelumnya, perjalan menuju kemandirian itu panjang dan berliku, jadi kamu harus punya teman-teman yang bisa mendukung kamu selama perjalanan. Kamu gak perlu merasa jadi beban saat kamu minta tolong ke orang-orang. Kamu gak ditakdirkan untuk hidup seorang diri!

Jadi, saat kamu ingin memulai perjalanan menuju mandiri, ingat:

  1. Cintai dan percaya dengan dirimu sendiri.

  2. Walaupun kadang ada kesulitan, JANGAN MENYERAH.

  3. Jangan lakukan semuanya sendiri. Kalau butuh bantuan dari keluarga dan teman, jangan ragu untuk minta. Bukan berarti kamu gak mandiri, kok.

Akhirnya, 50 cupcake pun siap, dan bisa aku antarkan ke toko kue tepat waktu. Aku dapat penghasilan pertamaku, dan rasanya keren banget. Walau ada kesulitan, aku belajar arti sesungguhnya dari menjadi mandiri.

Jadi, gimana dengan kamu? Apa aja yang udah kamu lakukan untuk menjadi Si Cewek Mandiri? Ceritain ke aku, dong!

Share your feedback

Tanggapan kamu

cewek mandiri itu yg bangkit dlm kegagalan & terima bantuan kerja sama dlm team.

20 Maret 2022, 20.17

Latest Reply

Hai Top_234! Terima kasih sudah baca dan berkomentar di artikel Springster! Yap, saat hadapi kegagalan yang kita lakukan adalah bangkit dan belajar dari kegagalan itu~

Haiii, sahabat semua. :)) Kisahku berawal ketika saya merasa harus mandiri, saat itu aku sekolah kelas satu SD, ketika kakekku berkunjung kerumah, aku dengan girang minta sedekah ama kakek, tapiii alangkah terhempas perasaaan saat kakek bilang, kamu gak usah minta sedekah lagi karena kamu udah gede,dan ditertawakan kala itu 2 adekku dapat jatah sedekah karena blum sekolah. Sejak itu akupun berfikir bagaimana cara dapatin uang tambahan buat jajan, walau ortu ngasih juga sih, tapi kurang cukup. Akhirnya dengan sepenuh jiwa dan sekuat kemampuan bertahan, uang jajan aku tabung sebagian kecil, setelah berbulan bulan, celengan aku buka dan tralalala,cukup buat modal permen sekaleng besar, akupun mulai berdagang depan pagar rumah, menawarkan kepada teman teman, kenalan sekitar rumah, walhasil beberapa hari habis, selanjutnya aku berfikir keuntungan gula gula sekaleng tidak seberapa dibanding dengan capeknya aku minta ampun saat itu, apalagi baru pertama kali jualan ,masi SD lagi, . AKhirnya dengan modal yg terkumpul akhirnya aku jualan rokok, hsilnya lumayan ,bisa buat beli baju sendiri, sepatu sendiri, buku, dan uang jajan tambahan terpenuhi,jadi tak merepotin ortu lagi, aku tak pernah berhenti berusaha,dengan usaha halal, sampai akhirnya, Aku bisa mendapatkan gelar sarjana dari tetes keringat ,perjuangan aku sendiri, dan sekarang aku punya rumah sendiri, mobil sendiri,penghasilan lumayan. Semua itu karena aku percaya diri, dan berprinsip mendapatkan uang dengan tangan sendiri jauh lebih banyak, lebih baik, lebih nikmat, lebih mulia, daripada dari tangan orang, sekalipun itu dari kakek atau ortu.saat aku menulis ini, aku meneteskan airmata haru, terbayang diriku saat kecil dulu, berpanas panas menawarkan permen keliling,menjalankan usaha demi usaha ,agar sebuah mimpi mandiri terwujud pesan saya, tak ada salahnya mencoba memulai mandiri, memulai meraih sesuatu diluar kemampuan sendiri, mencoba dengan tekad bulat itu lebih baik daripada jadi peminta minta pada ortu atau kakek, lampaui keterbatasan, untuk meraih mimpi, mukjizat itu ada. Wss. Kk.

20 Maret 2022, 20.17

Latest Reply

Hai Nur_alam1! Terima kasih ya sudah berbagai kisah dengan Springster! Senang sekali membaca kisahmu! Usaha memang tidak akan menghianati hasil. Pertahankan yaa!