3 Penyair Wanita Indonesia dan Puisinya

Yuk baca puisinya bareng teman-temanmu

Tanggapan kamu (10) 3 Penyair Wanita Indonesia dan Puisinya

Kalian tau nggak sih kalo setiap tanggal 28 April diperingati sebagai Hari Puisi Nasional? Hal ini dilakukan buat mengenang penyair kebanggaan Indonesia, Chairil Anwar, yang meninggal pada tanggal 28 April 1949.

Nah, buat merayakannya, kami sudah menyiapkan 3 penggalan puisi dari penyair wanita Indonesia favorit kami. Penasaran kan? Baca terus artikel ini!

3 Penyair Wanita Indonesia dan Puisinya

1. Rayani Sriwidodo

Penyair asal Medan yang biasa dipanggil Rayani ini sudah gemar menulis sejak usia dini. Saat SMP, cerpen pertamanya diterbitkan di majalah Warta Dunia (Jakarta) dan sejak saat itulah dunia tulis-menulis jadi pilihan hidupnya. Dalam penokohan cerpennya, Rayani kerap menonjolkan sosok perempuan. Nggak hanya cerpen, puisi-puisinya dimuat dalam majalah dan surat-surat kabar yang terbit di Medan dan Jakarta (antara lain Horison dan Budaja Djaja). Pada usia 23 tahun, ia mendapat Hadiah Horison di bidang puisi. Puisinya juga banyak diterjemahkan ke dalam bahasa Belanda, Spanyol, dan Inggris. Kini, di usia tuanya, Rayani masih terus berkarya dan nggak berhenti menulis puisi.

3 Penyair Wanita Indonesia dan Puisinya

2. Isma Sawitri

Selain penyair, Isma juga merupakan seorang wartawati senior. Kegemarannya dalam dunia sastra berawal dari saat SMP. Di sela-sela kesibukannya sebagai wartawan, Isma tetap meluangkan waktu buat menulis puisi. Dia pernah menjadi wartawan di Pedoman, Femina, dan Tempo. Setelah berhenti bekerja sebagai wartawan, Isma kembali menekuni dunia sastra.

3 Penyair Wanita Indonesia dan Puisinya

3. Dewi Lestari (Dee)

Kalo penulis yang satu ini, mungkin kamu udah familiar. Karena beberapa novelnya banyak diadaptasi jadi film, seperti Perahu Kertas, Supernova, dan Filosofi Kopi. Dee mulai dikenal namanya semenjak mulai aktif menulis serial Supernova pada tahun 2001. Percaya nggak, sebelumnya dia adalah seorang penyanyi! Tapi Dee bisa menggabungkan dua dunianya itu, ketika merilis Rectoverso di tahun 2008. Rectoverso adalah sekumpulan fiksi dan lagu karya Dee. Ia menggabungkan media prosa dan lagu dalam karyanya! Kalo kamu penasaran, mungkin bisa pinjam sama Kakakmu!

Jadi, siapa penyair favoritmu? Kasih tau kami dengan mengetik sebaris puisinya di kolom komentar, ya!

  • percayadiri
  • karir
  • tujuan

Bagikan tanggapanmu

Masuk untuk meninggalkan komentar

Tanggapan kamu

Yura

Pegang tanganku, Tapi jangan terlalu erat. Karena aku ingin seiring, Dan bukan...

2 tahun yang lalu

Balasan Terbaru

Kak Sekar - Admin

Hai Yura! Mantap! Udah coba bikin puisi sendiri belum? Bagi-bagi di sini juga boleh lhooo~

2 tahun yang lalu
1972

dewi lestari(dee)

3 tahun, 4 bulan yang lalu
Tampilkan komentar