Wawancara dengan Liunic Bersaudara: Dari Hobi Jadi Profesi

Bakatnya anugerah, tapi suksesnya usaha. Yuk, baca bagaimana kakak-beradik ini memanfaatkan bakat mereka!

Wawancara dengan Liunic Bersaudara: Dari Hobi Jadi Profesi

Hei, semua!

Hari ini, yuk kita kenalan sama Liunic bersaudara! Kakak-beradik ini terkenal karena karya mereka, Liunic on Things, yang menjual ilustrasi mereka sendiri yang dicetak menjadi banyak hal; pin, tas kecil, patch, kerah baju, dan hal imut lainnya.

Cella Liunic, si kakak, adalah desainer/ilustrator/seniman lepas, sementara adiknya, Owi Liunic, baru saja lulus dari sekolah seni rupa dan desain. Ada alasan kenapa mereka bisa banget jadi panutan buat para Springster, dan kita bisa tahu alasannya dari cara mereka berbicara tentang bisnis keren mereka ini!

S: Hi, Cella dan Owi! Tolong kasih tau kami dong, gimana sih pertama kali Liunic on Things dimulai?

L: Pertama, kami emang suka gambar. Rasanya kayak terapi buat kami, kayak setelah kerja terus pulang dan gambar, rasanya rileks banget. Suatu ketika, Cella lihat ada pendaftaran untuk Art Market 2014, jadi kami berencana ikutan. Waktu itu H-30 dan kami masih gak tau mau jual apa. Jadi kami cetak aja apa pun yang ada di buku sketsa kami dan kami jadikan art print, kartu pos, zine, dan pin. Respon orang-orang positif dan kami seneng banget! Besoknya, kami putuskan untuk menamai karya kami “Liunic on Things.”

S: Apa yang bikin kalian memutuskan untuk fokus membesarkan Liunic on Things?

L: Sesederhana ini hal yang kami suka dan kami suka melakukannya! Saat orang-orang merasa terhubung dengan karya kami, perasaan itu gak bisa tergantikan. Kita juga melihat LoT ini bisa dibesarkan; bisa jadi baju, pajangan di rumah, atau jadi seni aja gitu. Menyenangkan!

S: Apa yang kalian suka banget dari membuat Liunic on Things?

L: Saat orang-orang suka karya kami! Pas lihat mereka ‘Aww’ saat ngelihat karya kami tuh bikin kami mikir ‘Kok kamu bisa suka karya kami sih?!’ Hahaha. Kami suka banget LoT bisa bikin kami berekspresi dengan sangat jujur.

S: Ada gak sih halangan yang bikin kamu hampir nyerah sebelum Liunic on Things jadi sebesar ini?

L: Masalah produksi dan bisnis! Hahaha! Susah banget cari vendor yang jujur, pernah sekali kami bayar vendor eh dia hilang dan uangnya dibawa lari. Kami juga gak tau cara berbisnis, kami kan seniman, bukan orang bisnis. Tapi ya, kami gak nyerah. Hidup memang kadang bikin sedih, tapi jangan sampai bikin kamu berhenti.

S: Jadi gimana cara kamu mengatasinya?

L: Kami sewa seseorang untuk mengurus bisnis LoT, dan kami juga belajar sedikit tentang bisnis. Kami juga akan terus cari vendor yang jujur dan bagus, kami gak akan nyerah!

S: Jadi, ada saran gak untuk cewek-cewek di sini yang mungkin ingin menjadikan hobi mereka sebagai profesi juga?

L: Kemauan kalau gak dikerjakan ya gak akan bawa kamu ke mana-mana. Kerjakan dan kasih liat hasil karyamu! Mungkin kadang kamu merasa malu, tapi gak apa, kamu kan gak tau orang bakal bereaksi apa dan karyamu akan membawa kamu ke mana. Juga, kamu bisa mulai menjual karya kamu ke medsos kayak Instagram, atau ke temen-temen dulu deh! Abis itu baru deh jual ke pasar yang lebih besar, misal ke Etsy.com atau ke art market tahunan kayak yang kami ikutin dulu.

S: Terima kasih sudah mau diwawancara ya, Cella dan Owi! Sampai bertemu lagi, terima kasih juga Liunic on Things!

L: Sama-sama!

  • percayadiri
  • uang
  • karir