Risiko menjalani apa yang kamu cinta.

Bisnis tentu datang dengan banyak risiko… tapi untungnya nggak kalah banyak!

Tanggapan kamu (11) Risiko menjalani apa yang kamu cinta.

Kamu udah niat untuk memulai bisnis mu sendiri? Sungguh keren. Udah terlalu lama orang memandang kalo bisnis hanya untuk kaum cowok aja. Hah? Apa? Cowok doang? Kita ketawa rame-rame yuk.

Aslinya? Bisnis nggak pernah lepas dari risiko dan seorang pengusaha sejati adalah orang yang siap menghadapi baik buruknya. Kalo kamu sukses nanti (kami yakin sih kamu pasti sukses!) kamu tentunya harus punya strategi buat nanganin hari-hari gampang maupun susah. Berikut ini beberapa contoh risiko bisnis ketika kamu memulai:

Risiko Keuangan

Kamu baru dalam tahap awal bisnis mu, saat-saat paling dinanti sekaligus paling menegangkan karena… siapa yang mau bayar semua biaya ini?! Hmm, beberapa orang ada yang memulai dengan menguras tabungannya; mereka bekerja keras; lalu mereka melanjutkan dengan cara mereka sendiri. Kalo kamu nggak punya cukup uang untuk memulai, kamu mungkin bisa mulai mencari rekan bisnis yang mempunyai cukup uang untuk investasi, membagi biaya, tanggung jawab, risiko — dan juga keuntungannya. Ada juga yang lebih memilih untuk meminjam uang dari teman, keluarga atau yang paling menakutkan: b-a-n-k. Kalo kamu sudah mantap dengan rencana dana pinjaman, kamu harus yakin dengan rencana kerjamu dan bisa langsung mulai, karena ya kamu pasti akan ditagih setiap bulannya. Ada pro kontra di setiap pilihan, yaitu:

Risiko Konsumen

Begitu kamu mulai berjualan, kamu akan menarik perhatian target mu untuk membeli. Nah, ketika pembeli sudah mulai berdatangan, sekarang saatnya mengubah mereka dari sekedar membeli menjadi berlangganan.

Kalo kamu berjualan di toko atau kantor, pikirkan setiap pertanyaan yang mungkin ditanyakan oleh pembeli supaya kamu selalu siap untuk menjawab dengan percaya diri. Kalo kamu berjualan online, balas setiap komentar dengan cepat dan ramah sampe mereka bisa merasa kehangatanmu walau hanya dari layar kaca. Coba lihatlah bisnis mu dari sudut pandang pembeli: Gimana keliatannya? Apa yang mereka rasakan? Apakah mereka betah berlama-lama di tokomu?

Ingat, setiap orang bekerja keras untuk menghasilkan uang! Saat mereka menukarkan itu dengan apa yang kamu jual, mereka sedang berkomitmen! Pastikan pembelimu merasa sangat senang dan puas berbisnis dengan mu — sehingga mereka akan terus datang dan belanja.

Risiko Operasional

Risiko operasional adalah segala hal yang akan dan tentu terjadi dalam keseharian bisnismu. Misalnya, kamu sedang dalam proses membuat jaket yang kamu desain sendiri, eh tiba-tiba mesin jahitnya rusak tanpa sebab! Ugh, ngeselin banget. Ini nih yang namanya risiko operasional. Kamu harus rela mengeluarkan sejumlah uang untuk kelanjutan bisnismu! Contoh lain: Suatu hari kamu sedang sibuk melayani pembeli terus sangking sibuknya kamu salah ngasih kembalian dan malah rugi. Risiko operasional lagi! Ckckck, namanya juga usaha. Kamu harus selalu siap mengatasi yang terburuk.

Mengetahui bahwa diluar sana ada banyak risiko bukan berarti dunia ini tempat yang mengerikan — tapi, apapun yang terjadi kamu harus selalu lincah mengatasinya! Mimpi yang besar, atur strategi dan genggam suksesmu.

  • uang
  • karir
  • tujuan

Bagikan tanggapanmu

Masuk untuk meninggalkan komentar

Tanggapan kamu

T3_

tanyakan hati Jangan hirau kata orang.

1 tahun, 10 bulan yang lalu

Balasan Terbaru

Kak Sekar - Admin

Yap! Betul sekali, T3_! Yang penting kamu terus berusaha yang terbaik untuk mewujudkan impian yang...

1 tahun, 10 bulan yang lalu
Zeanee

If you have big dream, the risk is big too. So, we have to ready to facing it!

3 tahun, 4 bulan yang lalu
Tampilkan komentar