Cara Belajar Terima Pujian

Buang jauh-jauh “ah enggak kok”-mu

Tanggapan kamu (10) Cara Belajar Terima Pujian

“Ih cantik banget!”
“Ah enggak kok, tapi seneng nih dibilang cantik sama yang cantik.”
“Jangan bohong, terharu deh dibilang cantik sama yang lebih cantik.”
“Ih bisa aja nihhh yang paling cantik.”

Dan siklus tersebut nggak akan pernah berhenti.

Familiar nggak sama komen-komen di Instagram yang bernada kayak gitu? Tau sendiri deh, kita emang seneng saat dipuji. Tapi sering kali kita takut membalas pujian karena nggak pede dan takut dibilang sombong. Emang bikin bingung ya! Untuk menjawab semua ini, kami punya beberapa tips yang bisa kalian coba untuk belajar menerima pujian.

Jangan merendah
Ini yang sering dilakukan orang-orang kebanyakan. Saat dipuji, kita sering menolak pujian tersebut dan mencoba merendah dengan menonjolkan kekurangan. Kami tau kalian nggak mau terkesan sombong. Tapi hei ingat, rendah hati beda tipis lho sama rendah diri! Kalau ada orang yang bilang bajumu bagus, jangan bilang, “ah enggak kok, ini baju yang udah jelek.”. Saat ada yang bilang rambut barumu bagus, hindari menjawab, “nggak ah, rambutku kayak sapu ijuk.”. Kami tau kok kalian bingung mau membalas apa, tapi dengan merendah kayak gitu sama aja kalian tidak menghargai orang yang sudah memuji kalian. Intinya…

Jangan malu saat ada yang memujimu
Ya, kalian nggak perlu malu saat dipuji! Jangan takut dibilang sombong, menerima pujian orang dengan baik adalah tanda kita belajar mencintai dan menerima diri kita sendiri.

Hargai orang yang menghargaimu
Saat kalian dipuji, itu berarti orang lain menghargai apa yang kalian lakukan. Baju, nilai ulangan kemarin, sampai gimana selfie yang baru kamu post di Instagram! Itu tandanya orang lain memperhatikan kita, makanya…

Balas pujian mereka dengan bilang “terima kasih”
Tentu aja, hargai mereka dengan ucapan terima kasih. Dua kata simple itu adalah tanda kamu respek sama mereka.

Haruskah kita balas memuji?
Ini juga kebiasaan lain yang sering kita lakukan. Emang sih, kedengarannya ramah banget. Tapi juga nggak akan terkesan tulus. Dan seperti yang kami tuliskan di bagian awal tulisan ini, balas memuji bakal menimbulkan “perang pujian”. Saran kami, balaslah pujian temanmu dengan tulus tanpa perlu bikin siklus “perang pujian” seperti di atas. Nah, kalo benar-benar nggak tau harus bilang apa, kembali ke cara sebelumnya, kalian cukup bilang “terima kasih”.

Gimana? Semoga setelah membaca 5 trik ini, kalian nggak akan takut lagi saat dipuji. Ya, bangga dong dengan diri kita sendiri!

  • tujuan
  • masapubertas
  • percayadiri

Bagikan tanggapanmu

Masuk untuk meninggalkan komentar

Tanggapan kamu

Dhewi

Wah Bermanfaat Banget.....

2 tahun, 10 bulan yang lalu

Balasan Terbaru

Anonim

Hai, Dhewi! Terima kasih sudah baca artikel ini ;)

2 tahun, 10 bulan yang lalu
Greeny

Berarti yg slma ini kulakuin udh bner.. :)

3 tahun, 10 bulan yang lalu
Tampilkan komentar