Terima Kasih, Paus!

Oleh @dalinraa

Terima Kasih, Paus!

Aku kagum pada Nhadifa Alya Tsana, yang memiliki nama pena Rintik Sedu. Dia seorang penulis. Ya, sama seperti cita-citaku. Yang membuatku terinspirasi adalah karyanya. Aku memang belum pernah membaca karyanya, tapi aku selalu mendengarkan podcast-nya atau menonton videonya di Youtube.

Ada satu cerita tentang dia yang membuatku semakin kagum. Ternyata buku Geez and Ann yang ia tulis merupakan kisah cintanya pada saat remaja.

Jika bisa mengirim surat pada Tsana aku akan menulis, “Makasih Paus. Meskipun kita tidak berinteraksi secara langsung, tapi story Instagram kamu selalu buat aku ketawa di saat sedih. Bahkan saat pertama aku buka Instagram, pasti story kamu yang aku lihat. Gapapa ngeselin, tapi aku jadi gak ngerasa kesepian lagi. Podcast dan video kamu juga sangat memotivasi. Aku bangga jadi teriiiii Eh iya, semangat ngerjain project-nya…”

Kalo kamu suka membaca cerita ini dan ingin ikutan berbagi ceritamu sendiri (dan dapet kesempatan buat memenangkan pulsa sebesar Rp. 50.000,-!), cek kompetisi menulis kami, ya.

  • tujuan
  • karir
  • hubungan