Aku yang Sekarang

Oleh @Pawlin

Aku yang Sekarang

Teman-teman lamaku dari SD dan SMP bilang kalau aku sombong. Padahal, sumpah aku gak gitu, kok! Aku merasa gak enak - dan jujur, aku capek jelasin mengenai ‘aku yang sekarang’.

Aku yang sekarang semakin tebal kacamatanya. Yup. Rabun jauhku bertambah. Seiring waktu dan semenjak SMA, aku makin berkutat sama gadget. Apalagi sekarang, hampir segalanya dilakukan online.

Beberapa kali aku jalan, dengar seseorang memanggil namaku, tapi aku butuh waktu agak lama buat respons, soalnya aku takut salah orang.

Parahkah? Minus 3, sih, ditambah aku gak tahan sama silau matahari. Tapi tenang, kamu gak perlu khawatir! Soalnya, aku sekarang juga lagi berusaha komitmen buat jaga kesehatan! Khusus kesehatan mata dengan gaya hidup yang lebih baik.

Aku sudah periksa ke dokter mata, dapat resep lensa baru, dan kacamata yang bikin mataku pas ngerjain tugas gak cepat lelah.

Kayaknya, kamu juga harus punya buat pencegahan, deh! Aku juga berterus terang di grup WA teman-teman lama soal kondisi ‘aku yang sekarang’. Aku berharap hal yang sama gak akan terulang lagi.

Kalo kamu suka membaca cerita ini dan ingin ikutan berbagi ceritamu sendiri (dan dapet kesempatan buat memenangkan pulsa sebesar Rp. 50.000,-!), cek kompetisi menulis kami, ya.

  • percayadiri
  • tujuan
  • persahabatan